Tarakan Sambut Kebangkitan Ekonomi

Peringatan tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) menitikberatkan pada peningkatan kemampuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya dalam rangka mendorong keberhasilan UMKM, seperti pajak dan relaksasi pajak termasuk upaya pemerintah di marketplace. “Tahun ini spesifiknya dukungan kami terhadap disabilitas yang merupakan pelaku UMKM,” tutur Khairul, Selasa (14/12).

Ini menjadi suatu bagian upaya yang spesifik Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk melakukan pemasaran secara nasional melalui festival batik, peragaan busana batik Tarakan.

Menyoal pelaksanaan upacara HUT Tarakan tetap dilaksanakan secara sederhana dilapangan parkiran Wali Kota. Undangan yang dihadirkan pun terbatas, meski situasi Tarakan saat ini terbilang cukup kondusif. “Tapi kita harus ikuti arahan Pemerintah pusat karena memang dikhawatirkan dalam Desember hingga Januari akan ada gelombang ketiga dengan adanya Omicron,” tuturnya.

Kendati semikian Khairul mengharapkan  agar gelombang ketiga tidak terjadi, namun kewaspadaan tetap dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sosial budaya.

Sementara itu, sebelumnya Sekretaris Kota Tarakan, Hamid Amren, S.E menjelaskan bahwa peresmian Pantai Amal ini akan tetap dilakukan tanggal 15 Desember nanti yakni HUT Kota Tarakan. “Peresmian tetap tanggal 15, meskipun belum selesai (perda) kita resmikan dulu tapi belum melayani masyarakat,” jelas Hamid.

Untuk diketahui, dalam perayaan HUT Tarakan ini, Pemkot Tarakan melakukan upacara yang diselenggarakan secara terbatas, kemudian melakukan peresmian Pantai Amal yang baru saja mengalami perubahan besar dari sisi pembangunan. 

JAGA KEHARMONISAN

Di HUT Ke-24 Tarakan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda berharap kedepannya Tarakan bisa lebih baik lagi. Mantan Walikota kedua sekaligus mantan Wakil Gubernur Pertama Kaltara, H. Udin Hianggio mengungkapkan, saat ini Kota Tarakan sudah menjadi daerah yang cukup maju dari ketimbang daerah lain yang ada di Kaltara. Apalagi Kota Tarakan pernah menyandang status sebagai salah satu kota terkaya di Indonesia.

“Saya melihat bahwa Tarakan sudah berkembang pesat. Dari wali kota pertama sampai era saya, Tarakan terus berbenah dan banyak mengalami kemajuan mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini di Kota Tarakan sudah memiliki SDM dan SDA yang sangat berpotensi untuk lebih dikembangkan. Sama halnya dengan infrastruktur yang sudah banyak terbangun di Tarakan, menjadikan Kota Tarakan semakin maju.
“Ke depannya pemerintah hanya menjaga harga kebutuhan dan meningkatkan lapangan kerja. Menurutnya hal itu penting untuk meminimalisir kesenjangan sosial,” bebernya.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Tidung yaitu Muhamad Nour mengungkapkan, masyarakat Kota Tarakan yang merayakan HUT patut lebih mensyukuri terhadap kemajuan Kota Tarakan di beberapa bidang. Bahkan ia mengapresiasi terhadap semua kinerja para wali kota Tarakan dan yang pertama hingga saat ini, sehingga pembangunan bisa terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Dalam konteks bermasyarakat, masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan oleh Wali Kota dr. Khairul,” katanya.

Untuk saat ini, ia berharap Pemkot Tarakan bisa lebih memperhatikan kondisi pendidikan yang harus dijalani ditengah pandemi Covid-19. Ia juga berharap pemerintah bisa terus memberikan program beasiswa yang sudah ada saat ini. Selain pendidikan, ia berharap juga pemerintah daerah kedepannya bisa lebih fokus untuk penyiapan lapangan kerja, yang terkadang masih sulit didapatkan oleh warga Tarakan.

“Anak-anak muda di Tarakan ini siap kerja namun tidak ada persiapan untuk digunakan. Ini yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah saat ini,” imbuh Nour.

Ditambahkannya, ia pun berharap dengan geografis Tarakan yang banyak dihuni oleh berbagai suku dan budaya, harusnya bisa berkoloborasi dalam membangun Kota Tarakan. Kemudian pemerintah daerah harus lebih mementingkan kepentingan masyarakat dalam membangun Kota Tarakan. “Jadi semua masyarakat harus menggambil peran dalam pembangunan Kota Tarakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltara Brigjen TNI Sulaiman menuturkan, di momentum HUT Ke-24 ini, ia berharap Pemkot Tarakan bisa lebih berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian Pemkot Tarakan juga bisa lebih menggali potensi yang bisa menyejahterakan masyarakat.

“Terutama potensi di bidang perikanan dan kelautan yang harus prioritas. Sehingga masyarakat yang sebagai nelayan dan petambak betul-betul sejahtera,” katanya.

Dilanjutkannya, Tarakan yang dihuni banyak suku dan budaya, maka ia berharap ada harmonisasi di tengah masyarakat. Hal itulah yang ia sedang bangun. Ia pun sudah berkoordinasi dengan semua semua tokoh masyarakat untuk lebih menjaga harmonisasi di Kota Tarakan. “Kalau Tarakan damai maka ekonomi akan berjalan dengan lancar. Saya pun mengajak masyarakat untuk berkontribusi di bidang ekonomi. Hal-hal yang bergesekan mari dihindari dan kita ciptakan harmonisasi yang baik, sehingga kehidupan di Tarakan terasa bahagia,” tutupnya.